loading...

Friday, July 20, 2018

WATERMELON/SEMANGKA


* Brother q let us consider the fruit WATERMELON *
♡ According to the study, watermelon can resist the accumulation of plaque in the arteries that can cause heart attacks. Because watermelon contains a compound known as citrulline, which is changed into arginine in the body that can keep your arteries clean and your blood flow control.
Although healthy and beneficial, not all the same watermelon. For example, you should not eat watermelon if you notice cracks in it. Why? Let’s look at the article to the end.
This proves that the watermelon has been treated with chemicals. Cracks in the watermelon flesh emerged as a result of a chemical called forchlorfenuron, namely chemical powder that is used to accelerate the growth of the fruit.
Is that a danger?
Of course, if it gets into the body, forchlorfenuron can cause cancer, nerve damage and damage your overall health. That’s why you should avoid eating watermelon if you see cracks in the flesh.
From now on, if you split a watermelon and then find a crack in the flesh, immediately remove and do not try to eat it. An ounce of prevention is worth a pound of cure. 
Hopefully useful article. thanks.
*****
*Saudara  mari kita simak buah SEMANGKA*
♡ Menurut studi, semangka dapat melawan akumulasi plak di arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung. Karena semangka mengandung senyawa yang dikenal sebagai citrulline, yang berubah menjadi arginin di dalam tubuh yang dapat menjaga arteri Anda bersih dan aliran darah Anda terkendali.
Meski sehat dan bermanfaat, tidak semua semangka sama. Misalnya, Anda tidak boleh memakan semangka jika Anda melihat retakan di dalamnya. Kenapa? Mari simak artikelnya sampai akhir.
Hal ini membuktikan bahwa semangka tersebut telah diobati dengan bahan kimia. Retakan pada daging semangka tersebut muncul sebagai hasil dari zat kimia yang disebut forchlorfenuron, yaitu bubuk kimia yang digunakan untuk mempercepat pertumbuhan buah.
Apakah itu bahaya?
Tentu, jika masuk ke tubuh, forchlorfenuron dapat menyebabkan kanker, kerusakan syaraf dan merusak kesehatan Anda secara keseluruhan. Itulah mengapa Anda harus menghindari memakan semangka jika Anda melihat retakan di dalam dagingnya.
Mulai dari sekarang, jika Anda membelah semangka kemudian menemukan retakan di dalam dagingnya, segeralah buang dan jangan mencoba untuk memakannya. Mencegah lebih baik daripada mengobati. 
Semoga artikelnya bermanfaat. Terima kasih.

No comments:

Post a Comment