loading...

Saturday, June 2, 2018

Nasehat leluhur dengan lirik lagu



 *KEARIFAN TEMBANG TURI TURI PUTIH*
           * (SUNAN KALIJAGA)*

Turi-turi putih
Ditandur neng kebon agung
Celeret tiba nyemplung
Gemelundung kembange apa
mBok ira
mBok ira
mBok ira
Kembange apa?...

Tembang ini populer sebagai tembang dolanan bocah-bocah. 
Ini ciptaan Sunan Kalijaga
Apa makna tembang Turi-turi Putih itu?...

~Turi-turi, dari kata pitutur. 
  Pitutur adalah kata lain dari Nasehat.
"Tak pituturi," demikian Sunan Kalijaga berkata.

~"Putih" adalah warna sepotong kain yang digunakan untuk 
   membungkus jenazah manusia muslim yang lazim kita sebut 
   kain kafan. 
   Busana kebesaran saat kita menghadap ke haribaanNya.  
   Sunan Kalijaga ingin menyampaikan pesan dan nasehat kepada kita:
   "Cukuplah kematian itu sebagai nasehat"

~"Ditandur neng kebon agung"
   Kebon Agung?
   Apa Kebon Agung itu?
   Dimana Kebon Agung itu?
   Kebon Agung adalah Tanah Pekuburan, tempat jasad kita
   'ditandur' disemayamkan.

~"Celeret"
   Adalah petir yang melesat di udara tatkala hujan. 
   Begitu cepat, Itulah gambaran hidup, yang digambarkan laksana 
   petir melesat di antara awan dan mendung. 
   Sangat cepat, singkat dan pendek.
   Hidup hanya sebentar, yang sering pula digambarkan bahwa, 
   'urip mung mampir ngombe'. 
   Hidup hanya sekedar singgah untuk minum.

~"Tiba nyemplung, gemelundung"
   Bila sudah sampai saatnya, maka kita "tiba nyemplung, 
   gemelundung" dimasukkanlah sang jenazah ke dalam liang lahat.
   Bahwa hidup kita ini hanya sesaat, dan segera mati.

~"mBok ira"
   "mBok ira"
   "mBok ira"
   Tiga kali Sunan Kalijaga, memanggil.
   "mBok ira" adalah kita, jenazah yang sudah gemelundung tadi.
   Panggilan itu sebenarnya adalah seruan dua makhluk Tuhan yang  
   ditugaskan oleh Yang Maha Menghidupkan dan Yang Maha
   Mematikan, bertanya kepada kita di Alam Kubur.

~"Kembange apa?"
   Dituturkan oleh Sunan Kalijaga, bahwa Sang Malaikat Munkar Nankir 
   akan bertanya, "kembange apa?"
   "Kembang", penggambaran amal ketika kita hidup di dunia.
   Bagaimanakah amal kita?
   Kembang semerbak harum mewangi kah, sebagai amal kebaikan 
   atau malah sebaliknya.
   'Kembange apa" itulah yang kita pertanggung-jawabkan..

   Jadi....                         
   Kembange panjenengan opoo??......
   (Apa Amal Kebaikan Kita Di Dunia ??)
Mari kita renungkan saudaraku....


No comments:

Post a Comment